Pages

Subscribe:

Wednesday, 14 August 2013

contoh dialog interaktif

 
 
(Bahasa Indonesia SMP kelas IX/1)
Kompetensi dasar:
1.2.  Mengomentari pendapat narasumber dalam dialog interaktif pada tayangan televisi/siaran radio
Materi:
Cara mengomentari pendapat dalam dialog dan implementasinya
Indikator :
  • Mendata pendapat tiap-tiap narasumber
  • Mengomentari pendapat narasumber dengan alasan yang menyakinkan
  • Menemukan keteladan dari narasumber
Kegiatan Pembelajaran :
  • o Mendengarkan rekaman atau tayangan/siaran dialog interaktif
  • o Mendata pendapat tiap-tiap narasumber
  • o Bertanya jawab mengenai pendapat para narasumber
  • o Mengomentari pendapat tiap-tiap narasumber dengan alasan yang meyakinkan
  • o Menemukan keteladanan dari narasumber
  • o Membuat refleksi entang nilai-nilai hidup dari keteladanan narasumber
Di bawah ini disajikan contoh hasil laporan siswa sesudah mendengarkan dialog interaktif. (ch. enung martina)
Laporan Dialog Interaktif
Nama acara               : Kick Andy
Yang menayangkan : Metro TV
Pembawa acara         : Andy F. Noya
Narasumber               :
-         Karina de Vega (pemilik Panti Asuhan Eklesia)
-         Fredollin Djoebere (finalis Idola Cilik II, penghuni Panti Asuhan Eklesia)
-         Martin (penghuni Panti Asuhan Eklesia)
-         Maria Fransiska Bira (penghuni Panti Asuhan Eklesia)
-         M. Agus Gofurur Rochim (pemimpin Pondok Pesantren Madinnatunajah)
-         Ardian Malawat (murid di Madinnatunajah)
-         Yusuf (murid di Madinnatunajah)
-         Agustina / Stien (pendiri Panti Asuhan Pniel)
-         Emma Rachel (penghuni Panti Asuhan Pniel)
-         Jelvan (penghuni Panti Asuhan Pniel)
-         Arba (pengelola Panti Asuhan Al-Habibah)
-         Ichsan Malik (aktivis perdamaian)
-         Fitri Fausiah (psikolog lulusan UI)
Waktu penayangan  :Jumat,  24 Juli 2009  Pukul 21.30 – 23.00
Topik                          : Anak – anak Korban Konflik di Ambon
Isi dialog                    :
Fredollin Djoebere, atau biasanya dipanggil Olin, menceritakan pengalaman hidupnya saat terjadi konflik besar di Ambon. Saat itu Olin masih kecil ketika konflik terjadi. Ia terpaksa kabur ke hutan dan tinggal di sana selama 2 bulan, tetapi akhirnya dipindahkan ke barak pengungsian. Perjuangan Olin tidak berhenti sampai di situ saja. Ia mengaku sering bernyanyi saat hujan deras di malam hari untuk mengabaikan rasa lapar. Ia berbuat seperti itu karena bila ia bernyanyi lantang untuk mengalahkan suara hujan, ia akan kelelahan dan tertidur, sehingga rasa lapar terlupakan. Akhirnya Olin dan teman – temannya ditemukan oleh Ibu Karina de Vega, yang memang membangun panti asuhan untuk melindungi dan merawat anak-anak korban konflik di Ambon. Olin telah berjanji untuk tidak pernah menyerah dalam menggapai mimpinya dan ia pun meraih kesuksesan. Dengan usaha dan kemauan yang kuat, Olin telah berhasil mendapatkan peringkat 10 di acara Idola Cilik II, mengalahkan lebih dari 12.000 anak lainnya.
Selain Olin, Martin, yang juga merupakan anak asuh Ibu Karina, memiliki kenangan yang sangat buruk dalam peristiwa konflik di Ambon. Ia menyaksikan ibunya ditembak di depan matanya sendiri. Awalnya ia sempat merasakan dendam yang sangat mendalam, tetapi dengan bimbingan Ibu Karina ia percaya bahwa ia harus mengampuni orang lain. Martin mengatakan bahwa ia akan belajar keras agar menjadi orang sukses, lalu ia akan kembali ke Ambon untuk membangun tempat kelahirannya itu.
Ibu Karina juga ikut menceritakan pengalamannya bersama anak-anak asuhnya. Pada saat awal ia mulai merawat anak – anak korban konflik tersebut, ia menyadari banyak di antara mereka yang terluka secara fisik. Ada yang telinganya menjadi tuli dan banyak anak yang terkena serpihan bom. Ia menyatakan bahwa anak – anak yang terkena serpihan bom itu awalnya baik – baik saja, tetapi lama – kelamaan mulai mengeluh bahwa beberapa bagian tubuh mereka sakit. Untungnya ia segera membawa mereka ke dokter dan mereka semua bisa disembuhkan. Sampai sekarang ia masih merawat dan mendidik mereka agar kelak mereka dapat menjadi orang yang baik. Ia berpesan bahwa untuk berbuat baik kita tidak perlu menjadi orang kaya, yang penting kita tulus dan ihklas dalam membantu orang lain.
Menurut Bapak Ichsan Malik yang merupakan seorang aktivis perdamaian, pemicu konflik di Ambon saat itu adalah Indonesia yang sedang mengalami krisis ekonomi. Keadaan ekonomi sedang tidak stabil dan akhirnya muncul ricuh di mana – mana. Ia mengatakan bahwa untuk mencegah hal semacam itu terulang lagi, masyarakat harus belajar untuk menghargai perbedaan dan meningkatkan integrasi bersama.
Lalu ada juga cerita lain dari Ibu Agustina (biasanya dipanggil Ibu Stien). Pertama kali ia mendirikan Panti Asuhan Pniel dengan tujuan menampung anak – anak korban konflik di Ambon. Namun begitu panti asuhan mulai berjalan, ia sempat merasa putus asa dan hampir menyerah karena anak – anak itu begitu sulit untuk diatur dan tidak berdisiplin. Padahal ia sudah berpengalaman dalam bidang tersebut karena ia juga memiliki panti jompo. Tetapi akhirnya seiring dengan berjalannya waktu anak – anak itu sudah bersikap lebih baik. Mereka mengisi waktu luang mereka dengan bernyanyi dan bermain musik, dan kelompok paduan suara mereka pernah tampil dalam kampanye Megawati-Prabowo belum lama ini. Semua anak yang pernah menjadi korban konflik yang hadir di situ mendambakan perdamaian agar tak ada lagi yang memiliki pengalaman pahit seperti mereka.
Penilaian                    :
a)     Acara                          : Acara Kick Andy selalu memberikan inspirasi bagi orang – orang yang menontonnya. Topiknya juga tidak membosankan dan disajikan dengan data yang jelas, lengkap dengan para narasumber dan pakar di bidang yang sedang dibahas. Saya mendapat banyak pengetahuan dari menonton acara ini, contohnya tentang kasus kematian David, seorang murid di sekolah NTU, Singapur. Juga mengenai derita yang dialami anak – anak yang mengalami korban konflik di Indonesia dan berbagai informasi lainnya.
b)     Pembawa acara         : Menurut saya, Pak Andy itu berkarisma dan pintar bertanya pada para narasumbernya untuk mendapatkan informasi. Penontonnya menjadi mengerti akan masalah yang dibicarakan dan apa yang dialami para narasumber. Ia juga membawakan acara dengan santai seperti berbincang – bincang dengan teman, sehingga para narasumbernya tidak terlalu tegang dan gugup.
c)     Narasumber               : Semua anak yang diundang dalam acara Kick Andy kali ini memiliki cita – cita dan mimpi yang mulia; mereka ingin membangun kembali Ambon dan mereka menginginkan perdamaian. Mereka tak mau melihat orang lain menderita seperti mereka karena mereka tahu bagaimana rasanya kehilangan keluarga dan tempat tinggal. Mereka telah membuktikan bahwa mereka pun mampu meraih prestasi gemilang dan menjadi pribadi yang utuh walau kehidupan tak selalu adil pada mereka.
d)     Isi                                : Secara keseluruhan, acara ini sangat baik untuk disaksikan menurut saya. Kick Andy ditampilkan dengan menarik dan dapat ‘membuka’ mata kita akan apa yang sebenarnya terjadi di sekitar kita. Acaranya juga tidak hanya wawancara terus, kadang diselingi lagu – lagu (seperti penampilan paduan suara dalam acara kali ini) sehingga penontonnya tidak bosan.
Nilai hidup                :
  1. Konflik dan perang hanya akan membawa penderitaan.
  2. Jangan pernah menyerah walau pun keadaan dan lingkungan sangat tidak mendukung, sebab bila kita terus berusaha, kita bisa meraih kesuksesan kelak.

MOTIVASI

Seorang gadis muda mengadu kepada ibunya tentang hidup yang begitu amat sulit untuk dijalaninya. Dia merasa ingin menyerah dengan semua yang terjadi karena tidak tahu apa yang harus dilakukannya lagi. Dia merasa terlalu lelah berjuang, sepertinya masalah tidak pernah ada habis-habisnya, ketika masalah yang satu selesai, lalu muncul lagi masalah baru lainnya.
Ibunya lalu mengajak sang gadis menuju dapur. Dia mengisi tiga buah cangkir kaleng yang telah disiapkan dengan air lalu mendidihkannya di atas tungku perapian. Lalu dia masukkan wortel, telur dan biji kopi pada masing-masing cangkir yang berbeda.
Tanpa berkata-kata, sang anak gadis dan ibunya menunggu cangkir sampai benar-benar mendidih kembali. Sekitar dua puluh menit kemudian, di padamkannyalah perapian tersebut. Dipisahkannya benda-benda yang telah dimasukannya ke dalam wadah mangkuk. Lalu si Ibu bertanya
“Katakan pada Ibu, apa yang telah kamu lihat?”
“Wortel, telur dan biji kopi” sahut si anak gadis
Sang Ibu menarik anak gadisnya untuk lebih mendekat dan berkata
“Raba dan rasakanlah wortel itu”
“Bentuknya menjadi agak lunak bu” jawab sang gadis setelah meraba.
“Ambil dan kupaslah telur tersebut” pinta si ibu kemudian.
“Lalu rasakanlah aroma biji kopi di sampingnya” pinta si ibu lagi.
“Maksudnya apa sih Bu?” Tanya si anak gadis.
Sejurus kemudian ibunya menjelaskan “ketiga benda tersebut sama-sama mengalami perlakuan air mendidih, tapi ketiganya mengalami reaksi yang berbeda. Wortel yang tadinya keras berubah menjadi lunak. Telur yang begitu mudah pecah isinya menjadi lebih keras. Dan jika kamu perhatikan, biji kopi malah mengubah keadaan air setelah kamu merebusnya.”
“Jadi, kamu termasuk yang mana?” Tanya si ibu kepada anak gadisnya.
Ketika kesulitan mendatangimu hidup mu, bagaimana kamu menanggapinya? Apakah kamu akan seperti wortel, telur, atau kopi?
Apakah kamu akan menjadi seperti wortel, yang kelihatannya keras, tapi ketika mengalami penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatan?
Apakah kamu seperti telur, yang awalnya memiliki hati lembut, lalu berubah karena panas? Apakah kamu memiliki jiwa seperti cairan dalam telur, ketika tiba kematian, perpisahan, kesulitan keuangan atau hal lainnya, telah menjadikan jiwa mu menjadi keras dan kaku? Penampakan luar mungkin sama, tapi di dalam tampak semangat yang kaku dan hati yang keras.
Ataukah kamu seperti biji kopi yang telah merubah air dan memberikan aroma harum? Dimana ketika hal-hal yang paling buruk terjadi, kamu malah mampu mengubah situasi di sekitar.
Bagaimana Anda menangani kesulitan?
Apakah kamu seperti wortel, telur atau kopi?

Laporan Dialog Interaktif

Laporan Dialog Interaktif
 Nama Stasiun TV           : Metro TV
Nama Acara                   : Kick Andy
Waktu                            : Minggu, 13 Maret 2011 pukul 21: 30 – 23.00 WIB
Repoter                          : Andy F. Noya
Narasumber                   : Merry Riana (Pemuda Sukses)
1.Topik Pembicaraan     : Meraih Sukses di Usia Muda 
2.Pendapat Narasumber        : Anak-anak muda harus sikap pantang menyerah, walau dalam keadaan apapun.
3.Hal-hal Penting                 :  
·        Merry di kirim ke Singapura karena adanya kerusuhan di Jakarta padabulan Mei 1998
·        Merry dapat bertahan dan sekolah di Singapura karena pada saat itukeadaan finansial di Singapura tidak mendukung jadi Merry mendapatkanuang pinjaman dari Pemerintahan Singapura.
·        Merry mengirit dengan uang yang ada dengan hanya menggunakan 10Dolar Singapura selama seminggu.
·        Merry membayar uang kuliah di Singapura menggunakan pinjaman dariPemerintahan Singapura yang berjumlah 40.000 Dolar Singapura dan akanmengganti uang tersebut setelah lulus dari kuliah.
·        Merry kuliah di NTU (Nanyang Technological University) dan mengambil jurusan insinyur elektro.
·        Pada saat Marry lebih memilih menjadi wirausah daripada pegawai karena utang beliau kepada singapura
·        Merry membuat buku yang berjudul “A Gift Froma Friend” yang isinya tentang cara berpikir dan pengalaman hidup dia yang membuat ia menjadi sukses
 Kesimpulan:
Merry Riana adalah perempuan yang berasal dari keluarga yang sederhana yangmenjadi wirausaha yang sangat sukses. Dalam perjuangan yang dilaluinyadengan susah payah, beliau pantang menyerah karena pada masa-masa sulit beliau terus bangkit kembali dan terus berjuang hingga beliau menjadi sukses.
oleh :Fery Fauzi (SMK GRAFIKA)  
feryfauzi.blogspot.com

Apa dan Bagaimana Dialog Interaktif??


Apa dan Bagaimana Dialog Interaktif


dialog interaktifAnda tentu pernah mendengar tentang dialog interaktif. Dialog interaktif umumnya menjadi program televisi yang membahas tentang banyak hal utamanya tentang kebijakan pemerintah. Dialog interaktif menurut kamus Bahasa Indonesia adalah percakapan antara dua orang atau lebih dan saling melakukan aksi.

Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan dialog interaktif :

Ketika melakukan dialog interaktif baik itu dilayar kaca maupun dialog terbuka ada beberapa teknik jurnalistik yang harus diingat. Sebagai seorang jurnalis yang baik anda harus menjaga pembicaraan agar tetap mengalir dan mengijinkan narasumber untuk menjawab pertanyaan. Kemudian buatlah pertanyaan yang tepat dan juga memancing interaksi yang baik dari narasumber sehingga dilalog berlangsung seru dan tidak kaku.

Langkah-langkah dalam memulai dialog interaktif

1. Jelaskan tujuan dari dialog interaktif
Mulailah menjelaskan maksud dari mengapa dialog interaktif tersebut dilaksanakan. Jelaskan pula mengapa narasumber yang hadir dipilih untuk menjelaskan masalah yang akan diperbincangkan dan apa peran narasumber tersebut dalam permasalahan yang dibahas. Contoh sebagai narasumber dipilihlah pengamat ekonomi dan menteri keuangan dalam membahas kenaikan BBM.
2. Kumpulkan fakta-fakta dan informasi mengenai permasalahan yang akan dibahas terlebih dahulu
Sebagai acuan dalam perbincangan dan juga menjadi bahan pertanyaan yang akan diajukan, maka jurnalis sebaiknya mengumpulkan informasi tentang narasumber baik nama dan gelarnya juga peran yang digelutinya.Mintalah kartu nama agar memudahkan untuk pengejaan nama dan gelarnya juga agar mudah dalam kontak selanjutnya.
3. Mulailah dengan pertanyaan yang menjadi inti permasalahan agar dialog berjalan lancar
Memulai dialog dengan pertanyaan penting terlebih dahulu agar mudah dalam mengembangkan pertanyaan selanjutnya. Dalam memberi pertanyaan anda bisa menggunakan 5W 1 H (apa,siapa,kapan,dimana,mengapa dan bagaimana) sehingga dialog terus mengalir.Dialog akan bertambah hidup jika pernyataan dari satu narasumber berbeda dengan pendapat narasumber lainnya atau sebaliknya. Tugas jurnalis adalah sebagai penengah dan pengarah dalam dialog tersebut.
4. Gunakanlah pertanyaan terbuka
Pertanyaan terbuka dimaksudkan untuk mendapatkan rincian dari permasalahan sekaligus untuk memverifikasi (mencari kebenaran data) yang didapatkan dari riset sebelumnya. Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang tidak menghasilkan jawaban ya dan tidak saja , masih ada penjelasan panjang dari pertanyaan yang dilontarkan. Pertanyaan terbuka juga menjadi pertanyaan yang akan mengundang pertanyaan lain.
5. Tanyakanlah bila ada yang terlewatkan atau ingin disampaikan narasumber kepada pemirsa
Jangan lupa menanyakan kepada narasumber apabila ada pesan yang ingin disampaikan ataukah dari dialog tadi ada yang terlupa. Hal ini sangat baik untuk membuat dialog semakin interaktif dan mempunyai makna lebih.
6. Buatlah kesimpulan dari dialog interaktif tersebut
Sebagai penutup, buatlah kesimpulan dari dialog yang terjadi agar pemirsa lebih paham dan mengerti tentang isi dari perbincangan yang dilakukan.
Demikian kiat-kiat dalam membuat sebuah dialog interaktif. Sebagai bahan acuan ada beberapa program dan jurnalis yang sangat baik dalam dialog interaktif antara lain Andy F. Noya dalam Kick Andy, Najwa Sihab dalam Mata Najwa dan Alfin dalam Just Alfin. Pelajarilah bagaimana mereka dalam memberikan pertanyaan dan norma-norma dalam memberikan pertanyaan ataupun memberikan tanggapan dan memancing aksi dari narasumbernya.

http://feryfauzi.blogspot.com

Tuesday, 13 August 2013

sukses milik siapa saja

Miliuner tingkat dunia tak cuma Bill Gates, Donald Trump, ataupun Warren Buffet. Setiap tahun, selalu saja ada orang baru yang berhasil menjadi miliuner. Yang mencengangkan, sebagian dari mereka sudah menjadi miliuner di saat masih remaja dan bukan karena warisan. Mereka tetap rendah hati dan mau berbagi visi dan kisah suksesnya kepada orang lain. Berikut 7 miliuner muda dunia yang dilansir Tempo.co:

1. Mark Elliot ZuckerbergDari ruang asramanya di Harvard, ia bersama Andrew McCollum mengembangkan situs jejaring sosial Facebook pada 15 Februari 2004. Saat ini pengguna aktif jejaring ini lebih dari 66 juta dan penjualan per tahunnya mencapai US$ 150 juta. Majalah Forbes mencatat lelaki kelahiran 14 Mei 1984 di White Plains, New York, ini sebagai miliarder termuda atas usaha sendiri dan bukan karena warisan.

2. Sean Belnick

Di usia 16 tahun, Sean sudah menjadi miliuner dengan cara menjual kursi-kursi kantor secara online di situs BizChair.com. Namun ia tetap memprioritaskan pendidikan dan menyelesaikan kuliah di Emory Universitys Goizueta Business School.

Nasihat: Tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai dan saya melakukannya di usia 14 tahun. Ada banyak informasi di Internet. Lakukan penelitian dan temukan apa yang menjadi dambaanmu.

3. Jermaine Grigs

Ia menjadi miliuner di usia 23 tahun dengan mengejar gairahnya untuk menjadi guru musik. Situsnya, HearAndPlay.com, didesain untuk membantu orang belajar memainkan piano, gitar, dan drum tanpa perlu membaca not balok. Lebih dari 2 juta pelajar mengunduh pelajarannya setiap tahun.

Nasihat: "Mengertilah kekuatan penjualan, jangan hanya mengerti siapa Anda dan ide Anda. Pelajari bisnisnya. Pelajari bagaimana orang-orang sebelum Anda berhasil menjalaninya. Cari pula orang-orang yang memiliki mimpi serta aspirasi yang sama dengan Anda."

4. Matt Mickiewicz

Di usia 22 tahun ia mencapai gelar miliuner lewat tiga situs yang diciptakannya: SitePoint, 99Designs, dan Flippa.com. Menurut Mickiewicz, Internet memberikan para wirausahawan umpan balik yang langsung kepada para pelanggan, membuatnya jadi lebih murah untuk mengetes dan meluncurkan ide.

Nasihat: "Orang yang mengatakan bahwa dibutuhkan modal besar untuk mencetak banyak uang hanyalah orang yang mencari-cari alasan. Ciptakan nilai besar untuk orang lain dengan menyediakan solusi yang belum pernah ada sebelumnya."

5. Juliett Brindak

Di usia 19 tahun, wanita ini sudah mencetak diri menjadi miliuner. Ia mulai menggambar tokoh-tokoh remaja perempuan sejak usia 10 tahun. Kemudian ia menggunakan karakter-karakter tersebut dalam situsnya, MissO and Friends.

Nasihat: "Isi tim Anda dengan orang-orang yang percaya pada ide Anda. Jika ada yang mulai meragukan perusahaan Anda, sebaiknya segera disingkirkan."

6. Cameron Johnsonn

Di usia 9 tahun ia mulai membuat perusahaan pembuatan kartu ucapan di rumahnya. Di usia 12, ia membantu saudarinya yang membuat koleksi Beanie Baby dan meraih untung sekitar US$ 50 ribu. Kini, di usia 25 tahun, ia sudah berhasil meluncurkan lebih dari puluhan situs, bahkan memiliki acara televisi sendiri di BBC, bertajuk Beat the Boss.

Nasihat: "Mulailah bergerak. Lakukan sesuatu mulai dari yang kecil. Semakin kecil modalnya, semakin mudah mendapatkan keuntungan. Ciptakan nilai lebih untuk orang lain, dan Anda akan mendapatkan hasil lebih."

7. Catherine Cook

Saat ini usianya menginjak 21 tahun. Ia bersama kakaknya, David dan Geoff, memulai sebuah situs jejaring sosial yang populer di kalangan remaja Amerika, myYearbook.

Nasihat: "Berhentilah berpikir dan mulailah melakukan. Masa muda adalah waktu paling tepat untuk memulai usaha karena belum ada tanggung jawab layaknya orang dewasa. Anda boleh gagal, tapi bisa mengubahnya menjadi kesuksesan di upaya berikutnya." (*/AS)

Monday, 12 August 2013

sukses bukan milik orang tertentu

Mark Zuckerberg membawa perubahan komunikasi dunia setelah mendirikan Facebook pada tahun 2004. Facebook tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi tetapi juga membuat pendirinya menjadi Miliarder. Apa rahasia kunci sukses sang pendiri Facebook?


1. Mimpi
Facebook didirikan bukan secara tidak sengaja. Zuckerberg merancangnya mulai dari mimpi untuk berani menjadikan menjadi nyata. “Kami membangun sesuatu yang kami pikir bagus. Kami ingin membantu orang berbagi foto, video, dan berkomunikasi online jarak jauh.”
2. Berpikir Besar
Meski awalnya “proyek” kampus, Zuckerberg, berpikir bahwa dengan Facebook cara berkomunikasi orang akan lebih mudah. “Dengan memberi orang kekuatan untuk berbagi, kami membuat dunia lebih transparan,” ujarnya.
3. Mulai dari Hal Kecil
Beruntunglah di zaman teknologi informasi ini karena suatu usaha bisa dimulai dari ukuran kecil tanpa kehilangan gema besarnya. Tak perlu menunggu modal besar untuk memulainya.
Bisnis sukses seperti yang dilakukan Bill Gates (Microsoft) dan Steve Jobs (Apple) dimulainya juga dari kecil (garasi rumah). Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang mulai membangun Facebook dari kamarnya yang kecil.
4. Optimis
Memulai bisnis tentu bukan hal yang mudah. Namun bekal pengetahuan dan kemampuan bisa mempermudahnya. yakinlah pada kemampuan diri sendiri menjadi modal kita.
“Saya memulai belajar website ketika masih 19 tahun. Saya awam tak tahu apa-apa soal bisnis. Tetapi kunci simpelnya adalah, jika kita memulainya dari sesuatu yang lebih mudah, kita pasti bisa membuat suatu progress (kemajuan) menjadi lebih mudah,” katanya.
Jadi mulailah dari hal yang paling mudah, jangan tinggal diam.
5. Tekun dan Fokus
Fokuslah pada impian kita dan tekunlah mengerjakannya. Jangan mudah menyerah karena tak ada sukses yang didapat dengan Instan, termasuk juga yang dialami Zuckerberg dalam membangun Facebook.
“Orang berpikir bahwa kami membangunnya seperti fiksi. Padahal kami harus bekerja keras untuk membangun Facebook kami membutuhkan waktu selama 6 Tahun.”
6. Jangan Mudah Menyerah
Zuckerberg memulai Facebook dengan impian website itu akan menjadi social media dunia. Padahal saat itu sudah ada raksasa yang menguasai dunia Internet yaitu Google. Namun selalu ada jalan harapan untuk para petarung sejati, model baru, atau peluang baru yang belum digarap pihak lain.
Karena itu tak perlu takut memulai hal yang baru dan bersaing menghadapi raksasa. Selama kita yakin apa yang dilakukan adalah sesuatu hal baru dan potensial menjadi raksasa, tak perlu takut memulainya.
Keberanian adalah modal utama orang-orang sukses. Buktinya, meski sudah ada raksasa, Facebook tumbuh menjadi raksasa baru.

Teman Sejati

Arti Teman Sejati
Arti Teman Sejati
Alhamdulillah saya berkesempatan kembali mengisi blog makna hidup ini dengan artikel sederhana tentang arti teman sejati, semoga kita semua dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari artikel hidup dan kehidupan ini. Pada artikel kali ini saya akan menuliskan sebuah renungan hidup terutama menyangkut persahabatan atau pertemanan dalam hidup kita atau saya sebut sebagai adab bergaul atau adab pergaulan. Pada tulisan sebelumnya, saya pernah menulis tentang makna sahabat sejati atau arti sahabat sejati dalam kehidupan kita.
Dalam lingkungan kita, banyak sekali macam-macam teman yang bisa kita jumpai, seperti teman ngobrol atau teman bicara, teman curhat, teman bergaul, teman kerja, teman sekolah, teman blogger, teman facebook dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun yang paling berarti diantara semuanya adalah teman sejati yaitu teman yang saling mengingatkan, teman yang saling menasehati, teman yang mampu memberikan motivasi, teman yang selalu mengajak pada kebenaran dan teman yang bergaul dengan diri kita karena Allah semata. Dan itulah arti teman sejati menurut pandangan saya yang awam.

Nah pada artikel renungan ini saya ingin mengulas dengan singkat kaitannya jenis teman terutama dari golongan syaitan yang menyerupai manusia atau manusia yang menyerupai syaitan. Semoga kita diberikan hidayah oleh Allah Ta’ala agar kita pandai memilih teman dan berhati-hati dalam mencari teman.
Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala telah mengingatkan kita, ”Tidaklah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan kaum yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan dari golongan mereka. Mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka azab yang keras. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS : Al-Mujaadilah: 14-15).
Allah Ta’ala dengan tegas melarang hamba-Nya berteman dengan syaitan, sebagaimana tercantum dalam Firman-Nya : ”Barang siapa menjadikan syaitan sebagai teman, maka syaitan itu adalah seburuk-buruk teman.” (QS An-Nisa: 38)
Sesungguhnya seseorang bisa tergelincir bergaul atau berteman dengan syaitan dalam arti sesungguhnya. Ia dengan sadar menjadikan syaitan sebagai pelindung, penolong, dan pendamping, bahkan pemberi kekuatan.
Pertemanan dengan syaitan bisa juga dalam wujud lain, yakni bergaul dengan mereka yang memperturutkan hawa nafsunya, gemar berbuat maksiat, dan hanya sibuk dengan urusan dunia yang fana ini.
Oleh karena itu, hendaknya seseorang memperhatikan juga kepribadian orang yang hendak dijadikan sebagai teman dalam hidupnya. Teman yang tidak baik adalah ‘’sebuah penyakit” setelah kelalaian menjaga pandangan, lisan, dan perut yang bisa merusak hati, bahkan merusak segalanya.
Ini akan berbeda dengan orang yang bergaul dengan mereka yang dekat dengan Allah. Pergaulan semacam ini akan senantiasa diwarnai saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.
Mereka akan selalu berupaya saling tolong menolong serta berharap teman-temannya menjadi baik dan semakin baik. Mereka tidak saling memposisikan diri menjadi beban satu sama lain, tetapi justru ingin saling meringankan. Dan juga tidak menikam dari belakang. Mereka akan selalu berusaha agar sahabatnya semakin mulia dan semakin selamat di sisi Allah.
Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap lingkungan pergaulan. Jika saat ini kita tengah berada dalam lingkungan pergaulan yang sangat kotor dan buruk, mari segera kita tinggalkan dan mencari lingkungan yang lebih baik lagi. Mari kita hindari orang-orang lalai. Mari kita ingatkan mereka termasuk diri sendiri menuju kebenaran dan berusaha untuk menjadi orang benar. Mari kita hindari perkataan sia-sia dan perkataan tidak berguna.
Sebuah syair dan nasehat mengingatkan kita : “Barang siapa bergaul dengan pandai besi, niscaya akan ikut bau bakaran, bahkan bukan tidak mungkin akan ikut terbakar sekalian. Akan tetapi, barang siapa bergaul dengan penjual minyak wangi, maka tidak bisa tidak, ia akan terpapar bau harum.”
Salah memilih pergaulan berarti kita siap menyiksa dan membinasakan diri. Sebaliknya, bila bergaul dengan orang-orang taat, shaleh, berakhlak mulia, dan jernih hatinya, maka kita akan memiliki sikap serupa, insya Allah Ta’ala. Semoga kita diberikan anugerah oleh Allah Ta’ala dengan banyaknya teman yang bisa saling mengisi dan mengingatkan, teman yang mampu memberikan motivasi hidup serta teman yang selalu membawa kita pada kebaikan….Aamin.
Makna Hidup
*** Indahnya menjadikan hidup lebih bermakna ***